Wednesday, April 14, 2010

Manajemen dan Sistem Komputer

Salah satu peran manajer yang berkaitan dengan informasi adalah mencari dan menerima informasi khusus (terutama informasi yang baru) yang sangat beraneka ragam untuk mengembangkan pemahaman yang lebih seksama mengenai lingkungan organisasinya untuk kemudian meneruskan informasin yang diterima (baik dari luar atau dari bawahan) kepada anggota-anggota organisasinya atau kepada pihak luar mengenai rencana-rencana, kebijakan-kebijakan, tindakan, hasil-hasil organisasi dan lain sebagainya. Perubahan lingkungan organisasi yang cepat serta kemajuan-kemajuan dalam bidang manajemen bukan saja membuka peluang (kesempatan) bagi organisasi, namun dapat juga merupakan ancaman bagi organisasi. Berbagai perubahan yang serba cepat ini membutuhkan lebih banyak informasi, banyaknya informasi yang dibutuhkan ini mengharuskan diadakannya metode dan prosedur baru dalam mengumpulkan, mengeluarkan dan mengevaluasi informasi agar dapat digunakan dalam mengambil keputusan-keputusan yang penting.

Kemajuan dan perkembangan teknologi canggih telah memungkinkan pemanfaatan prosedur baru dalam mengumpulkan, mengeluarkan dan mengevaluasi informasi yang akurat, yaitu dengan pemanfaatan potensi computer. Oleh karena itulah seorang manajer perlu memahami potensi computer dan memanfaatkannya, sehingga tugas-tugasnya dapat dilaksanakan secara efektif.

Manajer sangat membutuhkan informasi karena informasi sangat berhubungan dengan segala aktivitas-aktivitas organisasi/ perusahaan dimulai dari adanya proseduruntuk mengumpulkan, mengolah dan mengeluarkan serta mengevaluasi informasi guna keperluan pengambilan keputusan. Perkembangan teknologi canggih telah menyempurnakan prosedur dan cara memperoleh informasi, sehingga keberadaan komputer sangat dibutuhkan untuk mendapatkan informasi secara efektif. Pengenalan dasar peralatan komputer merupakan awal dari pengkajian lebih lanjut, demikian pula dengan data base yang sangat berkaitan dengan penyimpanan data dan dalam kaitannya dengan SIM merupakan bagian penunjang atau peran suatu alat marupakan kenyataan. Komputer merupakan hasil teknologi tinggi yang pada dasarnya mengacu pada fungsi-fungsi organ manusia. Pemanfaatan data base dalam pelaksanaan Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu keharusan karena merupakan salah satu fungsi penunjang suatu Sistem Informasi Manajemen.

Selain itu processor sebagai suatu sistem memiliki empat macam pekerjaan, yang satu dengan yang lain saling terkait. Pengelompokan dari masing-masing pekerja dapat dimodifikasi menurut kebutuhan. Suatu Sistem Informasi Manajemen berada dalam sistem informasi umpan balik, dengan sendirinya kan terjadi arus yang berputar yang dapat menimbulkan sistem control sedemikian rupa. Dengan demikian penyelesaian terhadap situsi terjadi secara otomatis.

Glosarium

Sistem Informasi Manajemen     :    adalah sebuah organisasi, sejumlah proses yang menyediakan informasi kepada manajer sebagai dukungan dalam operasi dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.

Sistem    :    merupakan bagian-bagian yang tersusun dan saling berhubungan untuk suatu tujuan bersama.

Organisasi    :    adalah sistem dan subsistem-subsistem yang bagian-bagiannya (divisi, departemen, fungsi, unit, dan lain-lain).

Sistem Konseptual    :    adalah sistem dari keterangan dan klasifikasi.

Sistem Empiris    :    adalah sistem yang tersusun dari sistem operasional nyata dari manusia, bahan, mesin, tenaga dan benda fisik lainnya dan seperti sistem-sistem lain yang tak dapat diraba juga masuk menjadi kelompoknya.

KERANGKA DASAR SISTEM-SISTEM MANAJEMEN

Kerangka dasar dari sistem –sistem manajemen merupakan suatu langkah untuk memahami hubungan antara aktivitas-aktivitas manajemen dengan berbagai manfaat yang dapat diperolehnya. Penting sekali memahami kedua macam sistem konseptual dan empiris sebab dengan demikian kita mampu meletakkan dasar yang baik dalam rangka mempelajari pengetahuan Sistem Informasi Manajemen. Sebagai tindak lanjut, kita dapat meletakkan dasar dari klasifikasi dari sistem organisasi dari Sistem Informasi Manajemen.

Mencoba menghubungkan antara Sistem Infoemasi Manajemen dan keputusan makin memperjeles kedudukan dari Sistem Informasi Manajemen dalam organisasi.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Manajemen dapat didefinisikan sebagai sistem informasi yang disusun dengan mempergunakan prosedur-prosedur yang formal, dengan tujuan memberikan informasi yang relevan kepada para manajer baik itu informasi internal maupun informasi eksternal pada seluruh tingkat dan seluruh fungsi organisasi yang bersangkutan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara efektif.

Sistem informasi yang formal makin dirasakan penting keberadaannya apabila operasi perusahaan bertambah besar dan bertambah rumit.